1. Akar
Tanaman lidah buaya memiliki akar yang menyebar pada batang di bagian bawah tanaman. Akar tidak tumbuh ke bawah seperti akar tunjang, tetapi akar lidah buaya tumbuh kesamping. Hal ini menyebabkan tanaman lidah buaya dapat mudah roboh karena perakarannya yang tidak cukup kuat menahan beban daun dan pelepah lidah buaya yang cukup berat.
2. Batang
Batang lidah buaya tidak terlalu besar dan relatif pendek berukuran sekitar 10 cm. Batang lidah buaya dikelilingi daun-daun tebal dengan ujung-ujung runcing mengarah ke atas.
3. Daun
Letak daun lidah buaya berhadap-hadapan dan mempunyai bentuk yang sama. Daun lidah buaya tebal dan berbentuk roset dengan ujung yang meruncing mengarah ke atas dan tepi daun yang memiliki duri.
4. Bunga
Bunga lidah buaya memiliki warna yang bervariasi, berada di ujung atas pada tangkai yang keluar dari ketiak daun dan bercabang. Bunga pada lidah buaya mampu bertahan 1-2 minggu. Setelah itu, bunga akan mengalami perontokan dan tangkai pada bunga akan mengering.
5. Biji
Tanaman lidah buaya menghasilkan biji dari hasil penyerbukan yang dapat digunakan untuk mendapatkan tanaman baru.
Tanaman lidah buaya dapat tumbuh di daerah kering, seperti Afrika, Asia, dan Amerika. Hal ini disebabkan lidah buaya dapat menutup stomata daun sampai rapat pada musim kemarau untuk menghindari kehilangan air dari daunnya. Lidah buaya juga dapat tumbuh di daerah yang beriklim dingin.
Cara reproduksi lidah buaya dapat terjadi dengan cara vegetatif buatan yaitu stek daun dan dapat pula secara alami yakni dengan biji atau reproduksi generatif pada tumbuhan. Pada tumbuhan lidah buaya ini adalah sebuah tanaman yang termasuk ke dalam salah satu jenis yang dinilai cukup mudah untuk dibudidayakan.
1. Siapkan pot
Siapkan pot dengan lubang drainase atau jika Anda menggunakan pot bekas, cuci bersih terlebih dahulu. Setelah itu, letakkan sepotong kain tipis di dalam pot atau di atas lubang drainase. Fungsinya untuk menjaga tanah agar tidak jatuh terbawa air saat menyiramnya.
2. Tanam lidah buaya
Isi pot yang sudah disiapkan sebelumnya dengan tanah sekitar sepertiga penuh, yang dicampur dengan pupuk. Kemudian tanam lidah buaya. Pastikan bagian bawah tanaman lidah buaya harus berada tepat di atas tanah. Anda harus menyisakan setidaknya beberapa inci ruang antara bagian atas tanah dan tepi pot.
3. Jangan menyiramnya setelah ditanam
Setelah Anda memasukkan lidah buaya ke pot yang baru, jangan menyiramnya setidaknya selama seminggu. Hal ini akan mengurangi kemungkinan terjadinya pembusukan dan memberikan waktu bagi tanaman untuk mengeluarkan akar baru.
4. Jauhkan dari sinar matahari secara langsung
Sampai tanaman lidah buaya berakar, letakkan lidah buaya di tempat yang hangat, namun tidak terkena cahaya matahari secara langsung. Atau Anda juga bisa memakai cahaya buatan agar tanaman tetap hangat. Lidah buaya yang disimpan dalam cahaya redup sering tumbuh menjuntai ke bawah.
5. Jaga suhu lingkungan
Lidah buaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada suhu antara 13°C hingga 27°C. Dari Mei hingga September, Anda dapat membawa tanaman ke luar ruangan tanpa masalah, tetapi bawalah kembali ke dalam pada malam hari jika udara terasa dingin.
6. Siram tanaman lidah buaya
Untuk mencegah pembusukan, biarkan tanah mengering setidaknya sedalam 1-2 inci di antara penyiraman. Jangan biarkan tanaman lidah buaya terendam air. Sirami setiap tiga minggu sekali dan bahkan lebih jarang disiram selama musim dingin. Gunakan jari untuk menguji kondisi tanah sebelum menyiram, dalam keadaan benar-benar kering atau tidak. Jika campuran pot dalam keadaan basah dan tetap disiram, akar tanaman bisa mulai membusuk.
7. Pemupukan
Sama seperti tanaman pada umumnya, selain butuh penyiraman, lidah buaya juga butuh diberi pupuk sebagai tambahan nutrisi agar tumbuh sehat. Lakukan pemupukan sebanyak satu bulan sekali dan sebaiknya dilakukan saat tidak musim hujan, dengan formula pupuk tanaman hias yang seimbang dicampur dengan 1/2 pupuk khusus.
8. Repotting
Jika lidah buaya sudah tumbuh besar dan akarnya tumbuh dengan baik, lakukanlah repotting atau mengganti pot dengan ukuran yang lebih besar dari pot yang sebelumnya. Hal ini bertujuan supaya pertumbuhan lidah buaya tidak terhambat atau supaya lidah buaya dapat tumbuh secara optimal.
9. Lidah buaya akan berbunga
Pada tanaman lidah buaya yang terus tumbuh dan berkembang, biasanya akan menghasilkan tangkai bunga kecil berbentuk lonceng yang makin tinggi. Setelah bunga kecil ini mekarnya mulai memudar, Anda bisa segera memotong batang dari akarnya.
10. Berkembang biak
Setelah berbunga dan cukup umur, lidah buaya akan memunculkan benih baru atau biasa disebut anakan lidah buaya. Anakan ini akan tumbuh di dekat sang induk atau lidah buaya yang besar. Jika sudah tumbuh anakan, segera pindah anakan lidah buaya di pot yang terpisah dari indukan supaya bisa mendapatkan nutrisi yang cukup. Anda juga sudah bisa memanen indukan untuk digunakan sebagai ramuan penyubur rambut atau untuk dijadikan jelly.
a. Ekonomi
Untuk penyubur rambut, dengan digosokkan ke kepala, rambut akan tumbuh subur.
b. Kesehatan
c. Industri
Penggunaan tanaman lidah buaya dalam industri secara garis besar dapat dibagi menjadi empat jenis industri yaitu Industri farmasi dan kesehatan, sebagai anti inflasi, anti oksidan, laksatif, anti mikrobial dan molusisidal, anti kanker, imunomodulator, dan hepatoprotector.
d. Lingkungan/Ekosistem
https://www.gbif.org/species/2777724
http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/2977/3/BAB%20II.pdf
https://dosenbiologi.com/tumbuhan/cara-reproduksi-lidah-buaya
https://id.wikipedia.org/wiki/Lidah_buaya
https://www.teorieno.com/2016/11/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-lidah.html
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Sally Femita Zahra Salsabilla (X MIPA 4)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira
TA 2021/2022