
1. Akar
Akar merupakan organ yang berada di bawah tanah. Akar berfungsi menyerap air dan mineral.Akar dari tanaman palem tumbuh secara mendalam ke dalam tanah dan jumlahnya terus bertambah, padat, dan sistem akarnya yang sangat rapat sehingga dapat menjadi penopang dari batang palem. Bentuk akar palem adalah silinder.memiliki sistem perakaran serabut karena bukan berasal dari akar yang asli dan dinamakan akar adventif jenis tumbuhan monokotil yang memiliki batang tidak berkayu dan batangnya tidak bercabang yang artinya tidak berkambium.

2. Batang
Pohon yang bentuknya lurus tanpa memiliki cabang. Pada umumnya, bentuk batangnya besar di bawah dan mengecil di bagian atasnya. Di bagian batangnya terdapat ruas akan tetapi tidak punya kambium sejati. Batang pohonnya begitu kokoh ketika sudah berukuran besar dan tidak memiliki duri.

3. Daun
Daun tersusun majemuk, menyirip. Warna helai daun hijau terang, cenderung kekuningan (sehingga disebut palem kuning). Daun ini memiliki pelepah daun yang cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. Jumlah anak daun sekitar 80 hingga 100 lembar.
Panjang : 60 - 100 cm
Diameter : 1 - 2 cm

3. Bunga
Pohon palem ini memiliki bunga yang tersusun dalam karangan yang dalam kondisi masih muda terlindung oleh seludung bunga. Karangan bunga palem ini disebut mayang. Tangkai mayang ini bila dilukai akan mengeluarkan cairan manis yang disebut nira. Dalam karangan bunga ini terdapat bunga dan bunga jantan. Dan penyerbukan biasa dilakukan oleh serangga atau burung kecil.

4. Buah
Buah dari tumbuhan palem berbentuk bulat lonjong dengan warna buah hijau untuk yang muda dan merah ke orenan untuk yang sudah matang.

5. Biji
Buah dari tumbuhan palem berbentuk bulat lonjong dengan warna buah hijau untuk yang muda dan merah ke orenan untuk yang sudah matang.Biji nya terdapat di dalam daging buah, bentuk bijinya lonjong dan berwarna coklat

Tanaman palem bisa tumbuh baik pada berbagai karakteristik tanah, mulai tanah subur hingga gersang sekalipun. Sebaran pohon palem juga sangat luas dan dapat ditemukan di daerah tropis serta subtropis. Palem juga bisa ditemukan di wilayah dataran rendah maupun tinggi.
a. Reproduksi Seksual/Generatif
Secara generatif tumbuhan palem berkembang biak dengan biji.Biji adalah tanaman embrio yang tertutup dengan lapisan pelindung di bagian luarnya. Pembentukan biji merupakan bagian dari proses reproduksi pada tumbuhan berbiji, yaitu spermatofit. Biji adalah produk dari bakal biji yang matang, setelah pembuahan oleh serbuk sari dan beberapa pertumbuhan di dalam tanaman induk.
b. Reproduksi Aseksual/Vegetatif
Perbanyakan secara vegetatif atau pemisahan anakan dilakukan terhadap palem yang telah memiliki anakan. Pemisahnya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pemisahan dengan irisan bertahap dan irisan langsung.
a. Bibit Tanaman Palem Kuning
Langkah pertama adalah mempersiapkan bibit palem kuning. Di pasaran, ada dua jenis bibit untuk kamu gunakan, yakni bibit berupa anakan atau biji. Pada umumnya, proses pembibitan dari biji memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi ketimbang bibit palem kuning anakan. Namun, pastikan menggunakan biji dariindukan tanaman palem kuning yang kualitasnya bagus.
b. Penyemaian dan Persiapan Media Tanaman
Setelah pemilihan biji palem kuning selesai, langkah selanjutnya adalah melakukan proses penyemaian. Silakan tunggu beberapa hari hingga tunas palem kuning muncul ke atas permukaan tanah, lalu pindahkan tunas tersebut ke media tanam.Bisa menggunakan media tanam dari campuran pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1:1 dan jangan lupa perhatikan kadar pH media tanam untuk berada pada kadar 6,5 agar proses pertumbuhan palem kuning lebih maksimal.
c. Penyiraman Tanaman Secara Berkala
Sama seperti jenis tanaman lainnya, tanaman palem kuning dirawat secara berkala. Silakan siram secara rutin setidaknya dua hari sekali dan pastikan tanaman palem kuning mendapatkan asupan air yang memadai agar pertumbuhannya lebih optimal. Perlu diperhatikan, kamu sebaiknya tidak menyiram tanaman palem kuning terlalu sering saat musim hujan dikarenakan tanaman bisa busuk dan menyebabkan kematian.
d. Pupuk dan Ganti Media Tanam
Jangan lupa,untuk mengganti pupuk dan media tanam secara berkala agar unsur hara di dalamnya tetap seimbang. Untuk pupuknya, kamu bisa menggunakan pupuk organik maupun non-organik dengan kadar setengah sendok teh per sekali pakai.
e. Penyimpanan Tanaman Palem Kuning
Palem kuning tak hanya bias rawat di area pekarangan atau taman rumah saja sebab tanaman ini pun dapat kamu tempatkan di bagian dalam rumah. Perlu kamu ketahui, tanaman ini cukup tahan di dalam ruangan ber-AC, tapi kamu sebaiknya mengeluarkan tanaman agar terkena sinar matahari sesekali untuk menjaga kesegarannya.
a. Ekonomi
Dapat diperjualbelikan karena bagus untuk tanaman hias dirumah atau di halaman rumah
b. Kesehatan
c. Lingkungan
Lingkungan SMA Negeri 7 Purworejo
https://id.wikipedia.org/wiki/Palem_kuning
https://www.dekoruma.com/artikel/127132/cara-menanam-dan-manfaat-palem-kuning
https://www.orami.co.id/magazine/palem-kuning/
http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/52584/KLASIFIKASI-TANAMAN-PALEM/
https://www.gbif.org/species/2735935
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Jalu Cikal Hengkara (X MIPA 5)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira
TA 2021/2022