
1. Akar
Akar merupakan organ tumbuhan yang berada di bawah tanah dan berfungsi menyerap air dan mineral. Akar pada pohon Cempaka Putih merupakan akar tunggang yang berwarna coklat dan biasanya bisa berukuran mencapai 30 hingga 50 cm. Akar pohon Cempaka Putih menjadi salah satu akar yang bisa dijadikan sebagai sarana penyerapan unsur hara, bahkan beberapa zat makanan yang ada di dalam tanah. Selain itu, kulit akar yang berasal dari pohon Cempaka Putih ini memiliki warna yang cukup menarik karena berwarna merah. Meskipun warna dari kulit akar cukup menarik, kulit akarnya memiliki rasa yang cukup pahit. Akan tetapi, kulit akarnya sangat bermanfaat bagi para wanita, terutama yang sering mengalami menstruasi. Akar pohon Cempaka Putih termasuk berkambium yang berfungsi untuk menghasilkan xylem dan floem.

2. Batang
Batang pada pohon Cempaka Putih memiliki bentuk yang bulat dengan warna kulit kayu yang coklat agak keabu-abuan. Batang pohon Cempaka Putih tegak lurus dan berukuran besar, mempunyai kambium atau berkas pengangkut. Berkas pengangkutnya tersusun kolateral terbuka. Umumnya batang yang dimiliki oleh pohon Cempaka Putih ini memiliki kulit berwarna kuning kehijauan yang lama-lama berubah menjadi kuning kecoklatan atau hitam kecoklatan dan cukup mudah untuk dibelah. Karena akar dari pohon Cempaka Putih ini bekerja dengan baik, maka batang yang dihasilkan oleh pohon ini cukup bagus. Bahkan, tak salah kalau batang yang dimiliki ini biasanya dijadikan sebagai alat rumah tangga. Salah satu alat rumah tangga yaitu meja. Namun, furniture yang dibuat dari kayu pohon Cempaka Putih sangat langka, karena jumlah pohon berbatang besar yang jarang di alam liar. Pohon Cempaka Putih memiliki
ketinggian rata-rata sekitar 15 hingga 25 meter dan diameter batang sekitar 50 cm.

3. Daun
Daun pada pohon Cempaka Putih termasuk ke dalam daun tunggal yang berwarna hijau dan tulang daun berbentuk menyirip. Pohon ini memiliki daun yang panjangnya sekitar 15-25 cm dan lebar 4-9 cm. Pohon Cempaka Putih juga memiliki tepi daun yang rata, pangkal dan ujung daun yang lancip, serta permukaan daun yang halus.

4. Bunga
Bunga pada pohon Cempaka Putih berbentuk seperti menjari. Bunga Cempaka Putih termasuk bunga tunggal karena hanya terdapat satu bunga pada satu tangkai. Bunga Cempaka Putih berwarna putih. Bunga Cempaka Putih termasuk bunga sempurna karena memiliki mahkota, putik, dan benang sari. Mahkota bunga ini berwarna putih, benang sari berwarna coklat kekuningan, dan putik yang berwarna hijau. Bakal buah pohon Cempaka Putih tidak terlindung oleh daun buah.

5. Buah
Buah pohon Cempaka Putih termasuk majemuk karena pada satu tangkai terdiri dari beberapa buah yang saling bergerombol. Buah dari pohon Cempaka Putih memiliki warna yang bervariasi, apabila buahnya masih muda maka warnanya adalah merah muda. Sementara buah yang sudah matang atau sudah tua biasanya berwarna cream. Buah dari pohon ini terdiri dari buah yang kecil-kecil dengan bentuk seperti hati dan terlihat pecah di bagian belakang. Buahnya berwarna hijau kekuningan dan bisa dimakan walau pun rasanya agak pahit.

6. Biji
Biji yang dimiliki oleh pohon Cempaka Putih ini menampilkan warna coklat jika masih segar dan berwarna merah tua apabila biji pohon Cempaka Putih sudah tua. Akan tetapi, biasanya biji dari pohon Cempaka Putih memiliki warna hijau kelabu, hal ini dikarenakan pertumbuhan lumut dibagian luar. Namun jika dibelah, maka akan terlihat kuning muda, meskipun begitu rasa dari bijinya cukup pahit. Pohon Cempaka Putih memiliki biji keras dan berkeping satu.

Magnolia alba (Cempaka Putih) tersebar mulai dari daratan Asia beriklim tropis hingga beberapa pulau di kawasan Pasifik. Di Indonesia, pohon ini yang menjadi flora identitas provinsi Jawa Tengah. Pohon Cempaka Putih ini tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Habitat pohon Cempaka Putih meliputi daerah beriklim tropis pada dataran rendah hingga ketinggian mencapai 1.600 meter dpl. Tanaman ini memang tumbuh subur di dataran rendah maupun dataran tinggi beriklim tropis dan banyak yang ditanam di halaman maupun pekarangan rumah karena tempat terbuka sangat cocok untuk menanam pohon Cempaka Putih yang memerlukan banyak udara dan sinar matahari. Penggunaan Magnolia alba (Cempaka Putih) secara umum sejauh ini masih untuk kepentingan ritual karena manfaatnya secara medis belum tereksploitasi secara maksimal.
a. Seksual/generative
Pada reproduksi seksual, digunakan sel kelamin yaitu sel sperma dan sel telur dan proses fertilisasi untuk menghasilkan biji. Biji dapat tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan baru. Magnolia alba (Cempaka Putih) merupakan tumbuhan Angiospermae yaitu tumbuhan berbiji yang mengalami pembuahan ganda. Setelah mengalami pembuahan bakal biji akan berubah menjadi bakal biji yang sesungguhnya. Kemudian biji akan berubah menjadi bakal buah, yang kemudian menjadi buah. Buah kemudian mulai berkembang saat terjadi penyerbukan Grameds.

b. Aseksual/vegetative
Cara reproduksi tumbuhan dengan menggunakan bagian tumbuhan disebut reproduksi secara vegetatif. Reproduksi tumbuhan secara vegetatif disebut juga reproduksi aseksual karena tumbuhan dapat menghasilkan individu baru tanpa melibatkan proses fertilisasi. Tumbuhan dapat melakukan reproduksi aseksual karena tumbuhan memiliki sel-sel yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel penyusun jaringan dan organ tumbuhan yang disebut sel meristem. Keturunan yang dihasilkan dari reproduksi aseksual memiliki sifat atau karakter yang sama dengan sifat induk. Magnolia alba (Cempaka Putih) dapat berkembangbiak dengan cara vegetatif yaitu dengan cangkok/okulasi.

a. Cangkok/okulasi
Cara melakukan cangkok/okulasi, yaitu :

b. Penanaman Bibit
Cara menanam biji Magnolia alba (Cempaka Putih), yaitu:
a. Ekonomi
b. Kesehatan
c. Lingkungan
Lingkungan SMA Negeri 7 Purworejo
https://tipspetani.blogspot.com
https://www.gbif.org/species/3987892
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Linda Dwi Cahyani (X MIPA 5)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira
TA 2021/2022