1. Akar
Akar serabut adalah akar sampingan yang keluar dari pangkal batang, umumnya bergerombol dan berfungsi menggantikan akar tunggang yang tidak berkembang. Akar serabut memiliki fungsi utama utuk memperkokoh tumbuhan supaya bisa berdiri dengan kuat dan tegak.
2. Batang
Batang murbei tumbuh tegak dengan pertumbuhan cabang mendatar. Warna batang murbei bermacam-macam tergantung spesiesnya. Beberapa diantaranya ada yang berwarna hijau, hijau kelabu, dan hijau kecokelatan.
3. Daun
Daun murbei merupakan kelompok daun tunggal yang tumbuh di cabang spiral. Sama halnya dengan warna batang, bentuk daun murbei juga beraneka ragam sesuai dengan spesiesnya. Ada yang berbentuk bundar, oval, berlekuk, dan ada pula yang tidak memiliki lekukan. Tekstur permukaan daun agak licin dan ada yang kasar.
4. Bunga
Bunga murbei adalah jenis bunga yang mempunyai bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan dan bunga betina tumbuh terpisah, masing-masing berada pada ranting yang berbeda. Sementara itu, buah murbei termasuk jenis majemuk yang berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi kuning kemerahan atau ungu gelap setelah masak. Ukurannya sekitar 2 sampai 3 cm dan dapat dimakan.
Habitat murbei merupakan tanaman asli dari cina yang tersebar luas hamper di seluruh tempat baik di daerah dengan iklim tropis maupun iklim sub tropis. Murbei adalah tumbuhan baik pada ketinggian lebih dari 100 mdpl dan cukuo matahari. Dikenal dengan banyak nama di Indonesia. Tanaman urbei bisa tumbuh dibanyak Negara tropis. Asia, afika, dan amerika adalah habitat ari tanaman ini. Murbei memiliki nama lain yaitu bebesaran. Di beberapa daerah I Indonesia, murbei dikenal dengan berbagai nama.
Generatif dengan pembuahan yang menghasilkan biji dan vegetatif dengan menggunakan stek batang.
a. Stek murbei
Batang stek diambil dari percabangan pohon yang segar dengan ukuran 1 atau 2 cm dan panjang 20 sampai 25 cm atau minimal memiliki 4 ruas. Batang kemudian di potong menggunakan pisau dengan miring dan jangan sampai kulitnya terkelupas, serta tidak pecah bagian kayunya. Agar stek berhasil, hilangkan daun-daun muberi untuk menghindari penguapan. Potongan batang murbei tersebut dapat langung ditanam pada lahan maupun pot.
b. Bibit persamaian
Jika bibit berasal dari persemaian, maka dapat menggunakan polybag berukuran 25 atau 40 cm dan lebar 15 cm yang memiliki lubag pada bagian bawahnya. Media tanam yang digunakan berupa campuran pupuk kandang atau kompos dan tanah. Setelah bibit murbai berumur 2 atau 3 bulan, maka telah dapat ditanam di media lebih luas.
c. Lahan dan cara tanam
Pengolahan lahan dilakukan dengan menghilangkan tanaman pengganggu dan menggemburkan tanag dengan cara dicangkul sedalam 20 hingga 30 cm. Kemudian dibuat parit-parit dengan jarak 2 sampai 6 meter agar drainase tertata baik. Bibit murbei dapat ditanam dengan jarak 2 x 0,5 meter. Ukuran ini akan menghasilkan 10.000 pohon murbei untuk setiap 1 hektar. Lakukan penanaman pada awal atau pertengahan musim hujan agar pasokan air tanah tercukup. Lubang tanam murbei dibuat berukuran 40 x 30 cm dengan kedalaman 50 cm yang diisi dengan pupuk kandang atau kompos sekitar 2 kg, kemudian ditutup dengan tanah bekas galian. Selanjutnya, masukkan bibit pohon murbei dan timbun dengan tanah dengan sedikit pemadatan. Pemberian ajir dapat dilakukan untuk mencegah tanaman roboh atau ambruk. Agar hasil panen maksimal, diperlukan penyulaman terhadap tanaman yang mati untuk diganti dengan bibit yang baru. Selain itu, kita dapat memberikan pupuk secara berkala dan mengendalikan hama penyakit yang menyerang tanaman perkebunan.
Dalam bidang kesehatan pohon murbei biasa dimanfaatkan untuk bahan baku obat-obatan tradisional, antiasmatik, dan desinfektan. Bagian pohon yang bisa dimanfaatkan mulai dari ranting, kulit buah, buah, dan juga daun murbei. Muberi mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh kita, seperti:
Ranting murbei mempunyai rasa yang pahit, tetapi khasiatnya terhadap tubuh tidak diragukan lagi. Bagian ini bermanfaat untuk merangsang proses pembentukan kolateral, antipiretik, analgesik, karminatif, dan antireumatik. Daun murbei mempunyai khasiat sebagai peluruh kentut, peluruh kecing, dan peluruh keringat. Rasa daun murbei pahit, manis, dan juga terasa dingin. Biasanya bagian ini juga dimanfaatkan untuk obat pereda demam dan dapat membantu memperjelas penglihatan. Buah murbei mempunyai rasa yang manis dan dingin. Bagian ini sangat berkhasiat untuk memelihara fungsi ginjal, darah, peluruh kencing, ekspektoran, dan juga berefek sebagai tonik untuk jantung. Masyarakat juga bisa mengonsumsi buah murbei sebagai makanan diet. Akar murbei juga memiliki khasiat untuk kesehatan. Berbeda dengan ranting yang terasa pahit, akar murbei justru terasa manis dan sejuk. Bagian ini dipercaya mampu meringankan pembengkakan yang terjadi pada tubuh. Selain itu, akar pohon murbei juga berfungsi sebagai antiasmatik, ekspektoran, dan diuretik.
a. Ekonomi
Menjadi peluang bisnis usaha,
b. Lingkunagan atau ekosistem
Lingkungan SMAN 7 PURWOREJO
https://rimbakita.com/pohon-murbei/
http://eprints.umm.ac.id/50599/4/BAB%20II%20.pdf
https://www.gbif.org/species/5361889
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Zahra Aulia Syaqina (X MIPA 1)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira
TA 2021/2022